Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)

Setelah bertugas sebagai pengibar bendera penulis mencoba memaparkan refleksi Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2010.
 
Sebagai refleksi dan refrensi pengelolaan sitem pendidikan nasional kita. Memang kita sama - sama sepakat jika pendidikan di Indonesia kalah dengan pendidikan di Luar negeri. Banyaknya siswa tidak lulus Ujian, tawuran antar pelajar, gedung sekolah yang tidak layak, prasarana sekolah  yang minin, para guru yang masih hidup dalam lingkaran kemiskinan dsb, adalah potret muram pendidikan nasional kita.
Kita tentunya harus segera merenung dan mengambil sikap tentang hal  ini sesuai dengan bidang kita masing - masing. Tidaklah mungkin keberhasilan pendidikan Indonesia hanya bertumpu pada pemerintah saja atau hanya kepada Insan pendidikan. Karena seluruh elemen bangsa haruslah mendukung dan mensukseskan sistem pendidikan nasional kita. 
Pendidikan tidak hanya dilakukan oleh guru saja, justru pendidikan yang paling berpengaruh terhadap para siswa adalah pendidikan dari masyarakat. Sebaik dan seberlian apapun gurunya jika lingkungan masayarakat tidak baik tentu juga mengganggu keberhasilan pendidikan nasional.
Sehingga dalam menjalankan pendidikan diperlukanlah satu kesatuan dan kerjasama penuh dari seluruh elemen bangsa meliputi : Pemerintah, Insan Pendidikan dan masyarakat.
 
Pemerintah perlu mengevaluasi sistem pendidikan nasional, meningkatkan sarana prasarana pendidikan yang memadai, menyiapkan tenaga pendidik yang handal sebagai ujung tombak sistem pendidikan nasional, dll.
 
Insan Pendidikan meliputi Pendidik sebagai ujung tombak pendidikan mentransfer ilmu dan berbagai informasi serta teknologi kepada anak didiknya. Serta berperan mengarahkan bakat dan kemampuan anak untuk mencapai keberhasilan pendidikan. Siswa sebagai subjek pendidikan harusnya menyadari bahwa pendidikan adalah kebutuhan mereka sendiri yang kelak akan menjadi bekal hidup, sehingga diharapkan tertanam semangat belajar tinggi, haus informasi dan mentaati norma - norma susila.
 
Masyarakat perlu memberikan iklim kondusif  yang aman dan tentram demi mendukung proses pembelajaran dan rangsangan belajar bagi para anak didik.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sukses dan gagalnya pendidikan tergantung oleh kerjasama dari berbagai elemen bangsa tersebut diatas. Elemen bangsa menjadi satu kesatuan penuh terhadap keberhasilan pendidikan nasional kita. Semoga dengan refleksi ini menjadikan kita semua bisa mengoreksi diri akan peran kita terhadap keberhasilan pendidikan nasional kita. Bila pendidikan nasional kita gagal tidaklah perlu menyalahkan seseorang, badan atau instansi tertentu karena pendidikan nasional adalah tanggung jawab kita bersama.

Yang perlu kita renungkan seberapa besar andil kita terhadap keberhasilan pendidikan nasional kita...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aktivitas Ritmik

Peran Pelatih Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di Sekolah